Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Susu Segar dari Negara Arab


Apakah yang selama ini ada dalam benak anda, kalau anda mendengar kata ARAB? Padang pasir, sumur minyak, suhu udara yang panas, tapi pernahkah tersirat dalam benak anda susu.
Ya SUSU, dinegara arab ini terdapat salah satu pabrik susu segar terbesar dan termoderen di dunia.

Bagaimana mungkin? Bukankah susu identik dengan sapi, sapi identik dengan padang rumput yang hijau dan untuk dapat tumbuh rumput butuh air yang cukup.

Mimpikah orang Arab?


Pabrik susu Al Safi ini terdapat di Al-Kharj, terletak 50 miles(80,5Km) selatan dari kota Riyadh.
Al Safi artinya paling murni (the pure).


Pabrik susu ini unik karena didirikan 20 tahun yang lalu di tengah gurun pasir, termasuk dalam daerah gurun pasir
Rub Al-Khali .

Dengan klima Saudi Arabia yang terkenal kering dan panas, dimana pada musim panas
suhu disiang hari bisa mencapai 55°C, menjadikan daerah ini termasuk daerah paling kering di atas permukaan bumi. Hujanpun jarang turun hingga bertahun-tahun lamanya .
Lalu bagaimana mimpi ini bisa diwujudkan.


Jawabannya
TEKNOLOGI.

Dengan uang yang hampir tanpa batas mereka bisa mendatangkan teknologi.

Dengan teknologi ini mereka bisa memompa air dari sumur-sumur yang dalam, mendestilisasi air laut, sistim pemberian makanan , otomatisasi mesin pemerah sapi, insemenisasi buatan, perawatan kesehatan sapi, mesin produksi sampai ke hal logistik.

Pendeknya menyulap gurun pasir menjadi lahan pertanian, peternakan dan pabrik paling modern.


Hingga tercatat dalam Guinness Book of World Records sebagai pabrik susu (terintegrasi) terbesar di dunia.
Integrasi maksudnya dari proses awal (pertanian) kemudian peternakan hingga produk akhir (susu) sebagai sutu kesatuan yang diolah sendiri.




Ide pabrik ini timbul untuk melepaskan ketergantungan pasokan makanan dari pihak luar, akibat kepanikan setelah Saudi melakukan embargo minyak tahun 1973 terhadap negara barat.
Awal tahun 80 an pemerintah Saudi menawarkan lahan gratis kepada para peternak untuk diolah. Pupuk , bibit dan peralatan mesin juga dipinjamkan gratis. Tawaran ini mendapat sambutan yang antusias. Maka dibangunlah pusat irigasi berputar (center pivot irrigation systems) yang memompa 1,250 gallons (5.625 liter) air permenit dari relung-relung mata air. 


Tahun 1998 Al Safi bekerjasama (joint venture) dengan perusahaan multinasional Danone yang berkedudukan di perancis, namanya sekarang menjadi Al Safi-Danone.


Diatas lahan seluas 3.500 hektar terdapat 32.000 ekor sapi.
Untuk mengurangi sengatan udara panas, kandang sapi dilengkapi dengan fan yang meniupkan udara sekaligus menyemprotkan uap air (water- spraying fans), sehingga suhu udara turun menjadi 26°C.


Setiap sapi diimplantasi dengan chip code, dan otomatis setiap memasuki daerah pemerahan akan termonitor berapa liter susu yang diberikan dalam sehari.

Sapi terbaik dapat memberikan hingga 70 liter susu perhari ( 3kali pemerahan).

Di Jerman sapi terbagus maksimal hanya bisa memberikan
20 - 30 liter.
Dalam hitungan umur sapi yang 4-6 tahun, rata-rata akan dihasilkan 100.000 liter susu perekor.


Setiap harinya 550.000 liter susu segar meninggalkan pabrik untuk mensuplai kebutuhan pasar di Saudi Arabia dan negara tetangga seperti UAE, Qatar, Kuwait, Yamen dan Jordan.
Produk lainnya berupa Yogurt, juss.


Kemajuan atau Kebodohan

Setiap harinya PABRIK moderen ini menghabiskan 15 juta liter air!

Delapan menara pengebor (drill rig) diperlukan untuk memompa air dikedalaman 2 Km, air yang keluar harus didinginkan terlebih dahulu untuk dapat digunakan dipertanian selanjutnya endapan garam (dari resapan air laut) dihilangkan.
Dari pertanian
setiap tahunnya dihasilkan 60.000 ton rumput untuk dijadikan makanan sapi.

Dengan memperhitungkan SEMUA rangkaian proses , maka
untuk memproduksi 1 liter susu dibutuhkan 2.500 liter air!!

Negara lain menghabiskan 1000 liter air untuk memproduksi 1 liter susu (perhitungan Professor John Anthony Allan yang mendapat hadiah nobel).

Bukankah ini merupakan suatu keborosan?
Tanpa adanya SUBSIDI yang BESAR mimpi ini tidak akan pernah terwujud.


Diperkirakan dalam jangka waktu 20 tahun reserve air bawah tanah ini akan habis.


Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1102017

   
Read More..

Energi Terbarukan dari Limbah Pabrik Kelapa Sawit

Naiknya harga gas Elpiji (LPG) membuat kita tersadar bahwa bahan bakar yang ditambang dari perut bumi lambat-laun akan habis. Ketersediaan bahan bakar gas Elpiji akan semakin menipis dan harganya pun akan semakin membumbung tinggi. Sudah saatnya kita beralih ke sumber energi yang dapat diperbaharui. Salah satunya energi terbarukan dari limbah pabrik kelapa sawit.
Energi dari bahan tambang seperti minyak bumi dan gas bumi diperkirakan akan habis dalam waktu yang relatif singkat. Mau tidak mau Indonesia harus segera mencari sumber energi yang dapat diperbaharui (renewable energi) untuk memenuhi kebutuhan energi di masa depan. Salah satu sumber energi terbarukan yang belum banyak dimanfaatkan adalah energi dari biomassa.

Ditjen Listrik dan Pemanfaatan Energi telah menghitung potensi energi dari biomassa yang besarnya mencapai 50.000 MW, namun yang sudah dimanfaatkan hanya sebesar 302 MW. Salah satu biomassa yang jumlahnya sangat besar dan belum banyak dimanfaatkan adalah limbah pabrik kelapa sawit (PKS) yang jumlahnya mencapai ribuan ton.

Limbah pabrik kelapa sawit sangat melimpah. Saat ini diperkirakan jumlah limbah pabrik kelapa sawit (PKS) di Indonesia mencapai 28,7 juta ton limbah cair/tahun dan 15,2 juta ton limbah padat (TKKS)/tahun. Dari limbah tersebut dapat dihasilkan kurang lebih 90 juta m3 biogas. Jumlah ini setara dengan 187,5 milyar ton gas Elpiji. Jumlah biogas ini cukup untuk memenuhi kebutuhan gas satu milyar KK (kepala keluarga) selama satu tahun.




BIOGAS

Biogas yang komponen utamanya gas metan (CH4) sebenarnya sudah mulai manfaatkan sejak beberapa puluh tahun yang lalu, namun tidak banyak dipergunakan masyarakat. Biogas yang dikenal masyarakat lebih banyak dihasilkan dari pengolahan kotoran ternak atau kotoran manusia. Sebenarnya biogas juga bisa dihasilkan dari biomassa yang lain.

Biogas lebih ramah lingkungan daripada BBM. Pembakaran biogas (metan) akan menghasilkan gas karbon dioksida (CO2) dan air (H2O). Kedua gas ini sama seperti gas yang dikeluarkan dari hidung manusia. Bandingkan dengan BBM yang banyak menyebabkan polusi udara.

Satu m3 gas metan dapat diubah menjadi energi sebesar 4700 – 6000 kkal atau 20 – 24 MJ. Energi sebesar itu setera dengan energi yang dihasilkan oleh 0,48 kg gas Elpiji (LPG). Penggunaan gas metan tidak hanya menghasilkan energi yang besar tetapi juga lebih ramah lingkungan.

Gas metan adalah gas yang dihasilkan dari perombakan anaerobik senyawa-senyawa organik, seperti limbah cair kelapa sawit. Secara alami gas ini dihasilkan pada kolam-kolam pengolahan limbah cair PKS. Limbah cair yang ditampung di dalam kolam-kolam terbuka akan melepaskan gas metan (CH4) dan karbon dioksida (CO2). Kedua gas ini merupakan emisi gas penyebab efek rumah kaca yang berbahaya bagi lingkungan. Selama ini kedua gas tersebut dibiarkan saja menguap ke udara.


Pembentukan gas metan melibatkan aktivitas mikroba yang sangat komplek. Beberapa kelompok mikroba tersebut secara bertahap akan merombak bahan organik di dalam limbah cair atau limbah padat hingga dihasilkan gas metan. Pertama, kelompok mikroba hidrolitik akan memecah-mecah bahan organik menjadi senyawa yang lebih kecil. Bahan organik komplek umumnya adalah polimer, hasil pecahannya adalah monomer-monomer. Hasil pemecahan bahan organik komplek tersebut antara lain: glukosa, asam amino, dan asam lemak.

Kedua, kelompok mikroba fermentasi asam. Kelompok mikroba ini akan merombak monomer-monomer organik menjadi asam, yaitu senyawa asam-asam organik, alkohol, dan keton. Tapap berikutnya kelompok mikroba acetogenik akan merombaknya menjadi asam asetat, CO2, dan H2. Selanjutnya kelompok mikroba menghasil metan (metanogenik) akan merubah asam-asam tersebut menjadi gas metan.

Perombakan bahan organik ini terjadi dalam kondisi tanpa oksigen (O2) yang disebut kondisi anaerob. Secara alami proses pembentukan gas metan ini sangat lambat dan gas yang dihasilkan juga sedikit. Untuk dapat merombak limbah PKS menjadi biogas dalam jumlah besar, diperlukan sedikit rekayasa.

Limbah cair ditempatkan pada tempat khusus yang disebut bioreaktor. Bioreaktor dapat diatur sedemikian rupa sehingga kondisinya optimum untuk memproduksi biogas. Dapat pula ditambahkan mikroba-mikroba yang akan mempercepat pembentukan gas metan.Bioreaktor ditutup rapat yang tidak memungkinkan gas metan yang dihasilkan keluar dari bioreaktor.

Gas metan dialirkan atau dipompa ke tangki penampungan. Gas yang sudah tertampung dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Gas metan dapat juga dimampatkan dan dicairkan yang kemudian ditampung di tabung-tabung yang lebih kecil, seperti layaknya tabung elpiji.

Proses pengolahan limbah padat TKKS menjadi biogas lebih sulit dibandingkan dengan limbah cair. TKKS adalah senyawa organik yang lebih komplek daripada limbah cair. TKKS harus dirobak atau didekomposisi terlebih dahulu sehingga mikroba metanogenik dapat memanfaatkannya untuk menghasilkan gas metan.




PEGEMBANGAN BIOGAS 

Keunggulan gas metan terutama adalah sifatnya yang renewable (terbarukan) dan lebih ramah lingkungan dibandingkan BBM dan BBG. Gas metan dapat dihasikan dari limbah biomassa yang jumlahnya melimpah. Merombak limbah biomassa menjadi biogas selain dapat mensuplai kebutuhan energi juga dapat mengurangi pencemaran lingkungan.

Potensi dan keunggulan energi biogas dari gas metan saat ini menjadi perhatian banyak pihak. Tim peneliti yang diketuai oleh Dr. Siswanto dari Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia bekerjasama dengan salah satu PKS sedang mengembangkan teknologi biogas dari limbah cair dan padat kelapa sawit. Perusahaan besar dari Jepang, Mitshubishi, melakukan eksplorasi biogas dari limbah sawit secara besar-besaran di Malaysia mulai tahun 2004.

COGEN bekerjasama dengan ASEAN melakukan beberapa proyek di biogas di beberapa negara ASEAN untuk mengembangkan energi terbarukan dari limbah biomassa. Bank Pembangunan Asia (ADB) pada tahun 2005 memberi bantuan dana sebesar $ 500.000 kepada pemerintah Indonesia untuk mengembangkan biogas dari limbah PKS.

Biogas telah dimanfaatkan secara luas di beberapa negara. Jerman mengembangkan mobil berbahan bakar biogas, misalnya bis, taxi, truk sampah, dan mobil-mobil lain. Di India telah beroperasi beberapa mobil roda tiga, kendaraan semacam bajaj, yang menggunakan bahan bakar biogas. Biogas juga dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Di pabrik-pabrik biogas dimanfaatkan untuk boiler atau untuk mesin pembangkit listrik.

Apabila pengembangan biogas dari limbah PKS ini berhasil di Indonesia, bukan tidak mungkin gas elpiji yang sekarang ini harganya membumbung tinggi akan digantikan oleh biogas yang harganya jauh lebih murah.
   
 
Gambar 1. Kolam limbah cair pabrik kelapa sawit menghasilkan gas metan
 
Gambar 2. Semburan gas metan setinggi 3 -4 m dari pipa berdiameter 6 inci. Api ini tidak padam meskipun dihidupkan semalaman.

Gambar 3. Biogas dari limbah sawit diuji coba dengan mesin kompresor. Mesin dimodifikasi sedikit agar bisa menggunakan dua bahan bakar: bensin dan gas. Percobaan ini berjalan dengan lancar.~ Angin Masih Rusak Unit I PLTU Labuhan 


Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12833247
Read More..

7 Cara Mengurangi Pemanasan Global

1. Penanaman Pohon


Menanam pohon tidak sulit dilakukan dan jika Anda dapat melakukannya maka anda dapat menyelamatkan bumi dari konsekuensi drastis peningkatan karbon-dioksida gas. Pohon, selama proses fotosintesis, menyerap gas karbon dioksida yang berbahaya dan melepaskan oksigen ke atmosfer. Dengan cara ini kita dapat mengatakan bahwa pohon adalah pembersih alami dan satu pohondapat menyerap hampir satu ton gas karbon dioksida selama hidupnya. 

2. Ini adalah Waktu untuk Mengendarai Sepeda "Ayo Semangat Nggowes!!!"




Bersepeda dan berjalan dapat membantu kita dalam menjaga diri kita tetap sehat secara fisik. Cobalah untuk mengurangi mengendarai Mobil dan motor kalau jarak Kerja atau tempat yg akan kita datangi tidak terlalu jauh, lebih praktis juga mungkin untuk menggunakan sepeda atau juga disarankan untuk menggunakan kaki kita untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain. Setiap galon gas yang kita simpan terus sekitar 20 pon karbon-dioksida keluar dari lingkungan bumi.

3. Memanfaatkan Media Sosial Network "Fb/Twitter/Kaskus/Yahoo dll"



Kita harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang Media Sosial network . Berbagi dan mendiskusikan informasi mengenai konservasi lingkungan dengan orang lain. Kita bisa menggunakan Facebook dan Twitter untuk menyampaikan ide dan pemikiran kita kepada orang lain secara efektif.
status kita tidak hanya berisi :
~."Ada apa dengan pacar saya ?"
~."Saya lagi pusing nih".
~."Butuh Temen Curhat ne"
Ini sedikit dari banyaknya Contoh Status di media Sosial.

Untuk satu hari, kita dapat Update status "Menanam pohon lebih dan lebih untuk menyelamatkan bumi". Ada berapa teman kita di Twitter ,Facebook dan Media sosial yang lainnya ..?? tentu lebih dari 100 bukan ..??
bayangkan saja kalau ada 1 sampai 2 orang yang tergerak melakukannya ..??
Anda bisa bayangkan sendiri dampak positif yang telak Kita lakukan Buat Bumi.

4. Ambil Keuntungan dari Teknologi Terbaru


Kemajuan Teknologi tidak bisa dihindari dan banyak dampak negatif juga yang dihasilkan dari kemajuan Jaman untuk bumi namun kita tidak bisa juga menyalahkan perkembangan jaman karena tidak bisa dipungkiri kita juga memerlukannya, tapi disamping itu pada saat yang sama juga ada teknologi-teknologi untuk membantu umat manusia dan memberi peluang untuk mengurangi pemanasan global dengan menciptakan berbagai peralatan seperti mobil dengan teknologi matahari ,baterai dengan air dan masih banyak lagi teknologi yang lainnya. setiap kita berbelanja selalu ingat untuk memilih produk yang paling hemat energi.

5. Listrik dan Air


Air dan listrik adalah sumber daya utama bagi manusia. Alasan di balik ini adalah bahwa populasi manusia di dunia terus meningkat dan tidak ada banyak peningkatan dalam cadangan air.
Gunakan listrik dan air secukupnya, apabila waktu siang coba untuk mematikan lampu yang tidak perlu. Ketika kita berbicara tentang air, kita benar-benar merujuk pada air minum bersih yang telah menjadi masalah besar di banyak bagian dunia. Sebagai penghuni bumi, Kita harus berusaha untuk menyimpan sebanyak mungkin sumber daya berharga saat kita sebisa mungkin.
6. Mengikuti Seminar dan Kegiatan Sosial Tentang Penghijauan Bumi


Dengan mengikuti seminar dan Kegiatan Sosial Tentang alam dan bumi, maka kita dapat pengetahuan lebih tentang Bumi dan kita tahu apa yang dibutuhkan bumi untuk kita lakukan dan apa yang tidak.
7. Lakukan dengan Motivasi yang Benar


Kerjakan banyak hal untuk membantu menyelamatkan bumi, ada banyak hal yang bisa kita lakukan namun lakukan itu semua dengan kesadaran Bahwa kita yang tinggal diatas Bumi dan kita wajib pula untuk melakukannya.
Sumber: kaskus.us
 
Read More..

10 Lapangan Minyak Terbesar dan Paling Berprospek di Masa Depan

Pemanfaatan minyak bumi meningkat tajam sejak tahun 1950-an (pasca PD II) karena juga didukung oleh penemuan mesin bakar yang akhirnya locking (terkunci) antara mesin motor bakar dengan bahan bakarnya. Penguncian mesin dengan bahan bakar inilah yang menyebabkan kebutuhan batubara merosot tajam dalam penggunaannya dan tergantikan oleh minyak bumi. Jadi merosotnya penggunaan batubara ini bukan akibat batubara yang berkurang cadangan maupun produksinya.

Kitapun tahu saat ini cadangan migas juga sudah merosot, bahkan penemuan lapangan barupun juga semakin sulit. Dengan demikian hanya lapangan-lapangan besar saja yang mungkin akan tetap bertahan untuk berproduksi, kesepuluh lapangan migas terbesar yang perlu diketahui adalah:


1. Ghawar. Arab Saudi. 30 Milyar Barrel


Inilah dia ! Rajanya lapangan minyak masa kini dan nantinya. Ghawar diperkirakan memiliki cadangan yang dapat diambil lebih dari 100 milyar barel minyak . Lapangan ini berukuran 160 mil panjang dan lebar 16 mil itu sering mengejutkan bahkan termasuk ahli geologi yang paling berpengalaman. Dengantotal minyak 60 miliar yang dihasilkan selama 60 tahun, Anda akan berpikir bahwa Ghawar sudah masuk pada fase senja. Namun Ghawar Saudi bersikeras bahwa masih akan kuat, memproduksi 4,5 juta barel per hari dari enam daerah penghasil utama dengan kemampuan untuk tetap berproduksi 5 juta barel per hari jika diperlukan.


2. Qurna Barat. Irak. 21 Milyar Barrel


Bulan Januari 2010, perusahaan patungan antara ExxonMobil dan Royal Shell Belanda mendapatkan kontrak untuk mengembangkan 9 milyar barel dari ladang minyak Qurna Barat. Mereka akan meningkatkan produksi minyak dari 300.000 barel per hari menjadi 2,3 juta barel per hari.
Cukup menarik ternyata kedua perusahaan minyak terbesar dari negara-negara yang menginvasi Irak pada tahun 2003. Dan saat ini mereka telah mendapatkan kesepakatan untuk mengembangkannya. Kontrak kerja ini bagi pemerintah Irak untuk mempertahankan kepemilikan lapangan minyak ini. 


3. Majnoon. Irak. 13 Milyar Barrel


Jumlah cadangan sebesar 13 Milyar barrel ini berada di daerah yang relatif kecil di dekat Sungai Efrat di Irak selatan. Karena berlimpahan begitu banyak sehingga membingungkan itu bernama Majnoon, bahasa Arab untuk “gila”.
Minyak yang secara engineering tergolong “mudah” diproduksikan ini belum dikembangkan sebagian karena lokasinya sangat dekat dengan perbatasan Iran. Tahun 1980-an, selama perang Iran-Irak, dilaporkan pemerintah (manajement) mengubur sumur, mereka khawatir bahwa mereka mungkin menjadi sasaran oleh pasukan Iran. Lapangan ini saat ini hanya berproduksi 50.000 barel per hari sekarang tapi memiliki potensi untuk melakukan 1,8 juta barel per hari.


4. Rumaila. Irak. 17 Milyar Barrel


Rumaila merupakan lapangan yang berada di perbatasan Irak-Kuwait yang memicu perang !
Pada bulan November, raksasa Inggris BP dan China National Petroleum memenangkan kontrak minyak pertama pasca-era Saddam untuk mengembangkan kembali lapangan Rumaila. Lapangan minyak ini terletak di perbatasan dengan Kuwait, dan sudah berproduksi sampai 1 juta barel per hari, angka ini merupakan setengah dari total produksi Irak.
Mitra BP dan CNPC ini berniat untuk menghabiskan $ 15 miliar untuk meningkatkan hingga 2.85 juta barel per hari. Produkci ini akan cukup untuk menempatkan Rumaila di tempat kedua di dunia setelah Arab Saudi’s Ghawar.


5. Khuzestan. Iran. 100 Milyar Barrel


Khuzestan bukan hanya hanya nama lapangan minyak tetapi juga merupakan propinsi di mana 90% dari minyak Iran dihasilkan. Lapangan ini berbatasan dengan Irak dan merupakan rumah bagi bagian Ahwaz, yang diperkirakan akan memproduksi 300.000 barel per hari, dan bagian dari Yadavaran, yang sedang dikembangkan oleh China’s Sinopec di bawah kontrak senilai $ 70 miliar. Kesepakatan pengembangan ini yang dibuat pada tahun 2004.
Angka 100 Milyar Barrel ini tentunya merupakan angka psikologis. Bayangkan saja cadangan minyak Indonesia tahun 2010 ini saja hanya tersisa sekitar 5 Milyar Barrel yang terambil, walaupun masih ada 55 Milyar lainnya yang harus dengan teknologi lain !


6. Kashagan. Kazakhstan. 9 Milyar Barrel


Ditemukan di Laut Kaspia pada tahun 2000, Kashagan memiliki cadangan terambil lebih dari 9 miliar bbl dari total minyak di tempat dari beberapa 38 miliar bbl. Kedalaman cadangan minyak ini berada pada dibawah 15,000 kaki (5 kilometer), minyak ini sangat korosif (19% hidrogen sulfida), dan untuk memproduksikannya juga mahal ($ 100 miliar plus). Produksi minyaknya diperkirakan akan mencapai 1,5 juta bpd pada akhir dekade ini (2020).


7. Khurais. Arab Saudi. 27 Milyar Barrel


Saudi Aramco tahun lalu meletakkan dana khusus lebih dari $ 10 milyar untuk pengembangan Khurais. Ini termasuk pipa untuk membawa 2 juta barel per hari untuk injeksi air laut di bawah lapangan. Injeksi air ini, suatu teknik yang disempurnakan oleh Saudi di Ghawar, teknik ini merupakan kunci untuk Khurais dalam menghasilkan 1,2 milyar barel per hari. Lapangan ini sebagian telah dikembangkan pada tahun 1980 dengan produksi puncak pada tingkat 140.000 barel per hari. Batuan reservoir serta jebakannya sangat besar, tetapi sangat kompleksi sehingga minyak ini tidak “mudah” terambil … sehingga nyaris seperti ladang Irak yang belum tersentuh.


8. Tupi. Brasil. 8 Milyar Barrel


Ditemukan dari Rio de Janiero pada 2006, lapangan Tupi merupakan temuan revolusioner untuk Brasil, yang pertama dari struktur raksasa termasuk Jupiter dan Carioca yang telah membentuk daerah sebagai salah satu cekungan minyak dan gas kelas dunia.
Ladang migas ini, secara umum, berada di bawah lebih dari satu mil air, tiga kilometer dibawah laut menembus pasir dan batu, kemudian satu mil lagi harus menembus kubah garam (salt dome).
Karena lapisan garam ini mengacak sinyal seismik, maka penentuan di mana sumur bor akan ditajak sangat sulit. Selain itu juga mahal, di sekitar $ 100 juta per sumur.


9. Carabobo. Venezuela. 15 Milyar Barrel


Penawaran pada tujuh blok di bagian Carabobo Venezuela’s Orinoco berlangsung akhir Januari 2010. Blok yang ditawarkan ini mengandung sekitar 15 miliar barrel minyak berat, tar-seperti minyak. Serupa dengan pasir minyak Kanada, tidak ada resiko eksplorasi – semua orang tahu minyak ada. Permasalahan teknologi yang dihadapi hanya soal bagaimana mendapatkan minyak itu. Meskipun demam nasionalisasi ladang minyak, bank dan toko ritel, Presiden Venezuela Hugo Chavez tahu bahwa mereka membutuhkan modal asing dan keahlian untuk membuka minyak berat.


10. North Slope, Alaska. 40 miliar barrel


Pada tahun 2025, tanpa perkembangan baru, produksi minyak North Slope (Lereng Utara) akan turun ke titik dimana tidak akan ada cukup minyak untuk menjaga Trans-Alaska Pipeline System berjalan. Pada tahun 2008 Departemen Energi Amerika Serikat melakukan studi dan menemukan bahwa Lereng Utara, termasuk Cadangan Minyak Nasional bagian dari Alaska National Wildlife Refuge dan lepas pantai Laut Beaufort dan Chukchi. Diperkirakan lapangan ini bisa menghasilkan hampir 40 miliar barel minyak dan lebih dari 125 triliun kaki kubik gas.
BP, ExxonMobil dan yang lain sudah gatal untuk membangun $ 30 miliar pipa untuk membawa gas ke Bawah 48. Namun tanpa dukungan politik, impian itu tidak akan terjadi. 

Di Indonesia::
Produksi Indonesia secara keseluruhan tahun 2009 ini sekitar 950 000 barel perhari. Cadangan sisa seluruh lapangan minyak di Indonesia tahun 2009 sekitar 5 Milyar barel. 

Sumber: 
Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...